Sabtu, 05 Maret 2011

perasaanku

hari ini, kita g denger dy pacaran dengan orang lain rasanya sakit bnget,,,kenapa g gx bisa ngelupain dy,,,dulu memang g pernah sama" dy,, tp untuk skrng dah gx bakal bisa lagi,,,
emang kalau "FIRST LOVE" itu kuat banget,,,,sampe" untuk berpaling ke orang lai? buat cari pengganti dy susahnya stengah mati,,, padahal ap dy pernah ngerasai perasaan yang sama kyk g?? kalu iya dia bnran dah jadian ,, g hanya ingin blng makasih u dah pernah ada di hati g,,, pernah ngisi hari" g,,, walaupun skrng gx bakal ada lagi kyk gt,,, serasa pengen nangis tpi gx bakal g buang air mata g,,, setitik pun gx akan ,,,
tapi g jujur " U LEBIH BERHARGA! LEBIH G SAYANG! DARI PADA MANTAN-MANTAN G SEBELUMNYA!" g harap u ngerti perasaan g yg skrang,,,maafin g kalu g pernah nyakitin hati u,,,maafin g kalu g pernah bersikap gx baik sma u,,,,maafin g kalu selama ini g bersikap aneh,,, g berharap u lebih dr sebelumnya,,,walaupun skrang sakit di hati g,,,karna skrng u berpaling ke orang lain,,, cuman " 1 " hal yg bisa g INGET dan RASAIN " tinggal kenangan dan masa lalu" .  dari LAVERNA g tau begitu berharganya u d mata g,,, makasih ya,,

Selasa, 11 Januari 2011

Sejarah Gereja Kristen Tritunggal

Gereja Kristen Tritunggal dimulai dari sekelompok orang-orang percaya yang bergabung, berbakti bersama-sama di sebuah rumah di Jl. Kalimantan, Teluk Betung. Persekutuan tersebut merupakan hasil rintisan dari Methodist Mission.
Pada tahun 1944 persekutuan ini pindah ke Jl. Tenggiri, Teluk Betung. Mereka menamakan diri sebagai Cung Hwa Ci Tuk Ciaw Hwee (CHCTCH). Jemaat yang terdiri dari orang-orang Hokkian ini digembalakan oleh Meneer Wem Sahertian. Saat itu jumlah jemaat sekitar 40 orang.
Perkembangan ini mendorong kelompok tersebut untuk berdiri sendiri. Perpisahan dengan kelompok Hokkian peranakan merupakan tahap agar masing-masing dapat lebih berkembang. Maka sejak itu kaum Hokkian totok mendirikan Tiong Hwa Ki Tok Kau Hwee. Belakangan kaum Hokkian peranakan berkembang menjadi Gereja Kristus Teluk Betung (sekarang di Jl. Pattimura).
Tahun 1952, atas persetujuan residen Lampung yang berkedudukan di Palembang waktu itu, maka dihibahkan sebidang tanah di Jl. Veteran (sekarang WR. Supratman 131). Di atas tanah itulah didirikan sebuah rumah ibadah  yang sederhana.
Pada tahun 1955, bergabung di dalam pelayanan di Tiong Hwa Ki Tok Kau Hwee, Ev. Ong Chai Beng (Pdt. Silas Obadja) untuk membantu tugas Pdt. G.H. Chang. Beberapa bulan kemudian Ev. Ong Chai Beng membentuk persekutuan pemuda yang disebut Tjhing Nien Pu atau Perkumpulan Kaum Muda Kristen dengan Ev. Ong Chai Beng sebagai ketuanya.
Ternyata kemudian perkembangan jemaat menjadi demikian pesat, sehingga selama kurun waktu 1956-1964 jumlah jemaat meningkat sampai kurang lebih 300 orang, besar kecil. Perkembangan jumlah jemaat ini mengakibatkan keperluan akan tempat ibadah yang lebih luas lagi. Oleh sebab itu pada tahun 1964 diadakan renovasi gedung gereja. Renovasi juga kemudian dilakukan terhadap gedung aula pada tahun 1985 dan pada tanggal 8 Agustus 1990 gereja ditahbiskan oleh Pdt. Stephen Tong.
Pada tanggal 6 Pebruari 1985 dimulai kebaktian untuk para ibu. Tahun 1987 para kaum ibu tertsebut memulai kelompok sel. Pada tanggal 16 Pebruari 1992 dimulai kebaktian untuk kaum pria.
Jemaat yang bertumbuh merupakan berkat tersendiri bagi gereja-Nya. Pertumbuhan jemaat juga merupakan buah pelaksanaan Amanat Agung Tuhan Yesus. Pada tanggal 21 Desember 1975 dimulai kebaktian Pos P.I Metro (sekarang GKT Cab. Metro).
Pada 3 Juli 1976 dimulai pula kebaktian Pos P.I Kotabumi (sekarang GKT Cab. Kotabumi).
Pada tanggal 4 Maret 1990 dimulai kebaktian Pos P.I Bandar Jaya yang merupakan hasil pergumulan GKT Cab. Metro. Sampai saat ini sudah ada 4 cabang GKT termasuk diantaranya GKT Cab. Pringsewu.
Bagi jemaat Teluk Betung sendiri semakin lama semakin dirasakan perlunya ibadah yang tidak lagi diterjemahkan. Maka pada tanggal 19 April 1992 dimulai kebaktian sebanyak dua kali, kebaktian pertama pada pukul 07.00 WIB dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan kebaktian kedua pukul 09.30 WIB dengan menggunakan bahasa Mandarin dengan khotbah yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia atau sebaliknya.
Perubahan Nama Gereja
Pada tahun 1966 diadakan perubahan nama gereja. Nama lama yaitu Ting Hwa Ki Tok Kau Hwee diganti dengan nama baru yaitu Gereja Kristen Tritunggal, disingkat GKT. Perubahan nama ini juga menegaskan kembali bahwa dasar iman gereja adalah Allah yang Tritunggal; Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Anak Roh Kudus.
Hamba Tuhan
Sementara waktu terus berjalan, pelayan-pelayan Tuhan yang melayani pun silih berganti datang dan pergi.
Hamba Tuhan yang pertama melayani adalah Pdt. Chang Guan Hong (Pdt. G.H. Chang).
Tahun 1955-1956, Ev. Han Kok Beng (Bishop Yohanes Handoyo) turut bergabung selama kurang dari setahun. Di tahun 1959 Ev. James Huang datang mengisi kekosongan tempat yang ditinggalkan oleh Ev. Han Kok Beng. Tahun 1960 Ev. Cen Ik Huang menggantikan Ev. James Huang.
Selama tahun 1966-1969 jemaat digembalakan oleh Ev. Lie Kuo Cung (Pdt. Paul Rusli). Berhubung pada tahun 1969 Ev. Lie Kuo Cung akan memperdalam pengetahuan di Singapore Bible College, maka tongkat estafet pelayanan diteruskan pada tahun 1970 kepada Ev. Tan Cu Tek (Pdt. Amos Tan, Alm). Pelayanan  Ev. Tan Cu Tek dibantu oleh Ev. Wu Kuan Ching (Ev. Andrew Zabdi). Pada tahun 1975 Ev. Tan Cu Tek ditahbiskan menjadi pendeta dan peristiwa ini merupakan penthabisan pendeta pertama dalam lingkungan Gereja Kristen Tritunggal. Pada tahun 1978, Pdt. Tan Cu Tek pindah ke Jakarta untuk mendirikan Gereja Kristen Protestan Terang Hidup.
Tahun 1979 pelayanan dipimpin oleh Ev. Chen Nan Hwa (Ev. Teguh Lamda). Tahun 1979 Pdt. Alan Setiawan memimpin pelayanan sampai tahun 1981 sebelum kembali ke Jakarta untuk memimpin jemaat Gereja Kristen Baptis Jakarta.
Di tengah-tengah kesibukannya melayani jemaat di Bandung, Pdt. Paul Rusli menyempatkan diri mengisi pelayanan di sini (1981). Demikian pula halnya dengan Pdt. Ho Wie Hue (Pdt. Yakub Hosana) dari Gereja Kristus Jakarta sering membantu pelayanan di sini.
Dalam Nopember 1984 datang melayani Ev. Lydia Ch. Lucas (Ev. Lydia Kawatu). Kemudian pada bulan Juni 1986 hadir pula Ev. Yosua Susanto, yaitu seorang pemuda berasal dari Gereja Kristen Tritunggal yang telah menyelesaikan pendidikannya di Singapore Bible College. Bulan Agustun 1986, Ev. Yosua pindah ke Bandung. Bersamaan dengan itu, Ev. Matthew Tan yang selama ini melayani Gereja Kristen Tritunggal Cab. Kotabumi pindah untuk melayani jemaat di Teluk Betung sampai dengan tahun 1991 sebelum pindah ke Jakarta.
Bulan September 1990, Ev. Lydia menikah dengan Ev. Toni Kawatu dan pindah ke Kotabumi untuk menggantikan pelayanan Ev. Mattew Tan. Pada tahun 1990, Ev. Meilia Priskila dtang bergabung dalam pelayanan dan pada tahun itu juga Ev. Andrew Zabdi yang telah lama melayani pindah ke Jakarta.
Bulan Juli 1991 Pdt. Herman Soekahar beserta Ibu Pdt. Alice Soekahar datang untuk memimpin sidang jemaat Gereja Kristen Tritunggal. Pada bulan Pebruari 1992 Ev. Meilia menikah dengan Ev. B. Susanto Saap yang kemudian juga turut melayani di jemaat Teluk Betung. (Saat ini Ev. B.Susanto Saap & Melia melayani di  Gereja Hok Im Tong di Bandung)
Gereja Kristen Tritunggal Cab. Metro pada awal berdirinya dilayani oleh hamba Tuhan dari Gereja Kristen Tritunggal Teluk Betung. Sampai pada tahun 1980 dipimpin oleh Pdt. Paulus Max. Pada tahun 1985, Ev. Philip Sarwom datang menggantikan kekosongan tempat yang ditinggalkan oleh Ev. Lim Wie Ing (Ev. Ni Putu Asmini). Saat ini Pdt. Asmini melayani sebagai hamba Tuhan di Gereja Kristen Tritunggal Teluk Betung (GKT PUSAT).
Gereja Kristen Tritunggal Cab. Kotabuni pada awalnya juga dilayani oleh hamba Tuhan dari Teluk Betung. Pada tahun 1977 pelayanan dipimpin oleh Ev. Yusman Liong. Pada tahun 1988 pelayanan dipimpin oleh Ev. Mattew Tan dimana sebelumnya pelayanan diisi oleh hamba Tuhan dari Teluk Betung maka pelayanan dipimpin oleh Ev. Toni Kawatu dab Ev. Lydia Kawatu (saat ini pelayanan si sebuah gereja di Jakarta).

undefined
Alamat:
Jalan W.R Supratman No 131
BANDAR LAMPUNG 35211
Telp. (0721) 482650 / 482133 / 473818
Fax. 481398
Website. www.gktlampung.org

"_Profile SMA Kristen Tri Tunggal,semarang_"

Sejarah Singkat SMA Kristen Tri Tunggal PDF Print E-mail

SMA Kristen Tri Tunggal didirikan pada tahun 2006 di Jl. Semarang Indah Blok F. No 1 Semarang. Pada mulanya SMA Kristen Tri Tunggal hanya membuka 2 kelas, dan tahun ini (2008), SMA Kristen Tri Tunggal sudah mempunyai 7 kelas.
SMA Kristen Tri Tunggal menempati satu dari 4 gedung yang dipunyai oleh Yayasan Sekolah Kristen Tri Tunggal, yaitu gedung Sola Christos (artinya “karena Kristus”). Karena kebutuhan kelas semakin besar, maka pada tahun 2008 SMA Kristen Tri Tunggal menempati gedung 4 lantai yang baru.
 

"_Visi dan Misi SMA Kristen Tri Tunggal,semarang_"

SMA Kristen Tri Tunggal menyiapkan siswa untuk menjadi lulusan yang berkualitas tinggi, yang mampu memberikan lebih dari yang diharapkan. Profil lulusan yang dihasilkan SMA Kristen Tri Tunggal akan mempunyai empat nilai dasar, yang merupakan visi dari SMA Kristen Tri Tunggal, yaitu :
  1. Strong in Christian Character
    Siswa mempunyai karakter yang dipertajam sebagai pemimpin Kristen yang berintegritas.
    Nilai – nilai yang ditanamkan adalah kejujuran, tunduk pada otoritas, peka terhadap lingkungan sekitar (mengasihi, memperdulikan, dan suka menolong)
     
  2. Strong in Learning
    Siswa yang mempunyai pola pikir berwawasan internasional sehingga termotivasi untuk menjadi pembelajar sepanjang hidup.
    Nilai – nilai yang ditanamkan meliputi bertanggung jawab, antusias dalam belajar, berpikir secara global – mampu berpikir secara luas
     
  3. Strong in Purpose
    Siswa menemukan tujuan hidupnya sehingga dapat berkarya sesuai dengan bakat dan minatnya.
    Nilai – nilai yang ditanamkan adalah fokus – tidak mudah teralihkan, selektif dan mampu beradaptasi pada hal – hal baru yang positif.
     
  4. Strong in Inovation and Entrepreneurship
    Siswa dibekali dengan sikap kewirausahaan yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan hidup ciptaan Tuhan.
    Nilai – nilai yang ditanamkan meliputi kreatifitas yang besar dan inovatif, tajam dalam tujuan.
 

"_Kurikulum SMA Kristen Tri Tunggal,semarang_"

SMA Kristen Tri Tunggal menggunakan kurikulum yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang. Tapi kami juga memperkenalkan sistem pendidikan yang kami sebut sebagai “Kingdom Quality Education”. Kami mengambil tema ini dari Firman di dalam Mazmur 127:3-5. Oleh karena itu, kami beranggapan bahwa setiap anak adalah titipan dari Tuhan, yang adalah Raja dari alam semesta ini. Mereka adalah putra dan putri dari Allah, atau dengan kata lain mereka adalah pewaris dari kerajaan Surga.
Kami berhati – hati dan tidak sembarangan di dalam mendidik setiap siswa kami, yaitu dengan memberikan kepada setiap siswa perhatian terbaik, arahan terbaik, nasehat terbaik. Kami memberikan hidup kami dan juga yang tak kalah pentingnya, kami memberikan hati kami. Kami mendidik mereka dengan hati.
Selain menjadi guru dan pengajar bagi siswa – siswa, kami juga memposisikan diri kami sebagai mentor yang akan terus memantau perkembangan setiap anak didik kami sampai mereka mencapai kedewasaan penuh didalam Kristus Yesus, dan menerima semua kepenuhan janji Allah untuk hidup mereka.
Kami menyadari ada mata pelajaran yang dihargai tinggi di kalangan masyarakat seperti bahasa Inggris, matematika, IT, bahasa mandarin dan Sains, maka dari itu, kami memberikan pilihan dalam bidang ketrampilan yang disajikan dalam lima bidang kekhususan yaitu :
  • Basic Electronic (Elektronika Dasar)
  • Technical Drawing (Gambar Teknik)
  • Musik
  • Art and Fashion (Tata Busana)
  • Food Technology (Teknik Pengolahan Pangan)
Cara belajar sesorang yang satu berbeda dengan yang lain. Setidaknya ada tiga cara belajar seseorang, (dapat digali dengan menggunakan tes AVK), yaitu :
  1. Auditori
    Mampu menyerap informasi dengan baik melalui pendengaran. Metode yang dipakai salah satunya adalah ceramah.
  2. Visual
    Mampu menyerap informasi dengan baik melalui gambar dan visualisasi. Metode yang dipakai salah satunya adalah demo dan penggunaan multimedia pendukung.
  3. Kinestetik
    mampu menyerap informasi dengan baik dengan mencoba. Metode yang dipakai salah satunya adalah eksperimen.
Oleh karena itu, kami mengerti bahwa cara belajar setiap siswa tidaklah sama. Pada awal tahun ajaran, kami memberikan tes AVK pada kelas sehingga dapat diketahui kecenderungan kelas dalam belajar. Dengan mengetahui AVK setiap kelas, kami dapat memberikan pendidikan dengan maksimal sehingga mudah diserap oleh siswa.
Kami juga berhati – hati dalam mengarahkan siswa grade X untuk mengambil jalur minat mereka (jurusan Ilmu Alam / jurusan Ilmu Sosial), oleh karena itu pada awal tahun ajaran, kami juga memberikan beberapa tes psikologi antara lain Multiple Intelegent, PCT, IQ, dan kepribadian dan tentu saja penggalian minat melalui wawancara. Dari semua alat tes ini, kami membantu siswa grade X untuk menentukan jurusan yang tepat.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran harian di sekolah bertujuan untuk memberikan kepada siswa pengalaman belajar nyata dan menyentuh sebanyak mungkin aspek. Merupakan kerinduan kami bahwa siswa SMA Kristen Tri Tunggal dapat secara utuh menerima manfaat pada jam-jam sekolah, sehingga tidak perlu lagi mengambil pelajaran tambahan diluar sekolah yang bersifat akademis, tetapi memanfaatkan waktunya untuk belajar ketrampilan yang menunjang pengembangan diri.

"_Reinforcement Program SMA Kristen Tritunggal,semarang_"





Seorang anak dapat belajar bila berada dalam suasana yang mendukungnya untuk belajar. Oleh karena itu perlu diberikan suatu pengkondisian supaya anak dapat belajar. Belajar secara kognitif saja tidaklah cukup, karena hidup bukan hanya berupa kognitif saja. Anak perlu belajar apa yang disebut dengan life skill. Oleh karena itu SMA Kristen Tri Tunggal memberikan pengkondisian yang kami sebut sebagai reinforcement program.
Reinforcement program yang diadakan antara lain adalah :
  1. New Year Parents Meeting
    Merupakan pertemuan awal tahun antara pimpinan dan guru-guru SMA Kristen Tri Tunggal dengan orangtua / wali siswa.
    Pada acara ini akan dijelaskan tentang visi-misi sekolah, program akademik dan program non akademik sehingga orangtua dan sekolah dapat menyelaraskan visi dan langkah.
  2. Monthly Parents Meeting
    Mendidik siswa berarti terlibat dalam pertumbuhan mereka secara holistic, termasuk yang berkaitan dengan peran orangtua, sehingg sangatlah wajar apabila sekolah memberikan wadah bagi orangtua untuk berdiskusi dan saling memberikan masukan supaya dapat seiring dengan visi sekolah. Kegiatan ini diadakan 2 bulan sekali.
  3. Mini Field Trip
    Segala ilmu yang dipelajari akan menjadi nyata ketika siswa melihat contoh penggunaan ilmu dalam hidup sehari – hari. Mini Field Trip merupakan kegiatan untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk pembelajaran langsung di lokasi, misalnya kunjungan ke pabrik kimia, stasiun televisi, dan lain-lain. Mini Field Trip diadakan sebanyak 2 kali dalam satu tahun.
  4. Independence Fun
    Merupakan kegiatan untuk mengingatkan siswa bahwa tanggal 17 Agustus merupakan suatu hari yang paling penting bagi Indonesia dan kita sebagai warga negara Indonesia. Kegiatan ini diadakan dalam bentuk lomba – lomba sehingga dapat mengasah kekompakan siswa.
  5. Life Learning
    Perlunya menghubungkan topik – topik pembelajaran dengan kenyataan dari berbagai bidang pekerjaan. Life Learning mengundang para profesional untuk memberikan pengalaman pribadinya. Life learning diadakan dua kali dalam satu semester.
  6. Christmas with Love
    Merupakan sarana bagi siswa untuk mengembangkan hati yang peka dan kasih terhadap sesama. Christmas with Love diadakan di kampung-kampung, dan gereja-gereja kecil, dimana siswa belajar untuk melayani.
  7. World Day
    Siswa harus mempunyai wawasan yang luas dengan cara mengenal berbagai kebudayaan sehingga dapat menjadi manusia yang berpikir global dan independen. World Day juga melatih siswa untuk mempunyai hati misi, hati yang mengasihi bangsa-bangsa lain. World Day diselenggarakan dalam bentuk pameran budaya dan pagelaran budaya.
  8. Science and Socio Fair
    Merupakan wadah bagi siswa untuk dapat berpikir secara inovatif dan menuangkan kreativitas di bidang sains dan sosial. Selain itu juga diadakan seminar untuk memberikan pengayaan bagi siswa. Kegiatan ini diselenggarakan dalam bentuk seminar, lomba dan terbuka untuk sekolah-sekolah lain.
  9. Easter Celebration
    Dalam iman Kristen, paskah merupakan pernyataan kasih Allah yang terbesar yang harus diperkenalkan bagi siswa. Kegiatan ini diselenggarakan dalam bentuk chapel dan lomba / kegiatan rohani.
  10. Life Sharing
    Wawasan global tidak dapat ditumbuhkan hanya dengan kegiatan akademis di kelas, melainkan perlu ditambah dengan kegiatan interaktif dengan pihak lain. Dalam kegiatan ini siswa akan tinggal bersama ekspatriat di sekitar Semarang dan Salatiga.
  11. Team Building
    Bertujuan untuk melatih karakter dan kepemimpinan, melatih kemandirian dan tanggung jawab. Team Building dilaksanakan dalam bentuk outbond / camping di Banteng Raiders.
  12. Life Equipping
    Sebagian besar siswa SMA Kristen Tri Tunggal berasal dari keluarga yang jarang sekali bersinggungan dengan kesederhanaan desa, alam dan masyarakatnya. Wawasan ini perlu dibukakan kepada mereka agar kepekaan mereka meningkat. Dalam Life Equipping, siswa diajak untuk tinggal di desa, menumpang di salah satu keluarga dan hidup bersama selama 3 hari.
  13. Life Exposure
    Tinggal dan ikut pembelajaran di sekolah di luar negeri (New Zealand). Bertujuan untuk memfasilitasi siswa untuk melihat dunia global dan merasakan model pendidikan di luar negeri.

"_10 Tips Hidup Sehat secara Alkitabiah_"

Alkitab tidak menulis secara keseluruhan bagaimana kehidupan orang Israel jaman dulu, terutama mengenai kesehatan. Ada baiknya melengkapi tulisan di bawah ini, bisa membaca referensi buku buku rohani yang menulis gaya hidup sehat.

10 tips hidup sehat secara alkitabiah :

1. Bersukacita senantiasa ;
Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.amsal 17:22
2. Berusahalah menjaga kekudusan dan mengejar kebenaran dalam tingkah laku ;
Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka. Mazmur 107:17


3. Perkatakan sesuatu yang baik dan positif ;
Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. Amsal 16:24

4. Jangan menyimpan sakit hati ;

1. Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati. Ayub 5:2
2. Yang lain mati dengan sakit hati, dengan tidak pernah merasakan kenikmatan. Ayub 21:25
3. Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua lawanku. Mazmur 6:7

5. Banyak makan sayuran ( belajar seperti kambing yang makan rumput yang tidak pernah mengalami penyakit kronis seperti : kanker, gagal ginjal, kolesterol, dll )

"Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini selama sepuluh hari dan biarlah kami diberikan sayur untuk dimakan dan air untuk diminum; Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja.

Kemudian penjenang itu selalu mengambil makanan mereka dan anggur yang harus mereka minum, lalu memberikan sayur kepada mereka. Daniel 1:12-16

6. Banyak makan buah-buahan :
Pada kedua tepi sungai itu tumbuh bermacam-macam pohon buah-buahan, yang daunnya tidak layu dan buahnya tidak habis-habis; tiap bulan ada lagi buahnya yang baru, sebab pohon-pohon itu mendapat air dari tempat kudus itu. Buahnya menjadi makanan dan daunnya menjadi obat." Yehezkiel 47:12

7. Makanlah Madu ;

1. Tetapi Yonatan tidak mendengar, bahwa ayahnya telah menyuruh rakyat bersumpah. Ia mengulurkan tongkat yang ada di tangannya dan mencelupkan ujungnya ke dalam sarang madu; kemudian ia mencedoknya ke mulutnya dengan tangan, lalu matanya menjadi terang lagi. 1 Samuel 14:27

1. Anakku, makanlah madu, sebab itu baik; dan tetesan madu manis untuk langit-langit mulutmu. Amsal 24:13

8. Minum sedikit anggur :
Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah. 1 timotius 5:23

9. Dalam jaman dulu, roti atau manna dan ikan salah satu yang menjadi makanan sehari hari bagi orang Israel. Yang dimaksud roti disini adalah roti gandum yang berwarna kecoklatan. Ada juga manna, Juga ikan dimana Yesus juga menyantapnya.

A. Adapun manna itu seperti ketumbar dan kelihatannya seperti damar bedolah.
Bangsa itu berlari kian ke mari untuk memungutnya, lalu menggilingnya dengan batu kilangan atau menumbuknya dalam lumpang. Mereka memasaknya dalam periuk dan membuatnya menjadi roti bundar; rasanya seperti rasa panganan yang digoreng. Bilangan 11:7-8

1. Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Lukas 24:42-43

10 .Minyak Zaitun Murni
Tidak ditulis secara detail dalam Alkitab. Menurut buku yang ditulis oleh Benny Hinn, minyak zaitun murni sangat baik untuk kesehatan. Berbeda dengan minyak goreng yang beredar seperti sekarang ini. Harganyapun cukup mahal.

Ada begitu banyak lagi yang bisa ditulis mengenai kesehatan dalam Alkitab. Seperti dalam kitab Imamat 11:1-47, ada beberapa hewan yang tidak boleh dimakan dikarenakan najis. Sebenarnya ada maksudnya kenapa Tuhan melarang kita makan binatang tersebut, karena dalam unsur kesehatan, beberapa hewan tersebut mengandung zat zat yang tidak baik dalam tubuh manusia.

Selamat mencoba, biar kiranya Tuhan mengaruniakan kesehatan yang baik untuk kalian.